Oleh: ismailku | 18 November 2009

Pembudidaya Khawatirkan Kondisi Air Waduk

Senin, 16 November 2009 | 13:34 WIB

Purwakarta, Kompas – Para pembudidaya ikan keramba jaring apung di Waduk Ir H Djuanda Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, tetap mengkhawatirkan kondisi air meski ratusan petak keramba telah dibersihkan. Mereka mengurangi kepadatan populasi atau mengosongkan kolam untuk menghindari risiko kematian ikan.

Dalam sepekan terakhir, petugas gabungan Perum Jasa Tirta (PJT) II, polisi, dan instansi terkait membersihkan petak-petak keramba jaring apung (KJA) yang tidak memiliki izin atau telah lama ditinggalkan pemiliknya. Upaya itu untuk mengurangi KJA yang jumlahnya kini dinilai telah melebihi daya dukung perairan.

Undang Saefudin, salah seorang pengelola keramba Sayang Heulang, Minggu (15/11), mengatakan, memasuki musim hujan kali ini pembudidaya tetap mengurangi kepadatan populasi atau mengosongkan kolam. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kematian ikan secara massal sering terjadi pada Desember hingga Januari.

“Perubahan suhu air secara ekstrem, serangan virus, serta umbalan (teraduknya endapan dasar waduk) tetap berpotensi terjadi. Penertiban KJA sepertinya belum terlihat dampaknya saat ini,” Undang menambahkan.

Keramba liar

Darwis, Ketua Himpunan Pembudidaya Ikan KJA Jatiluhur, menyatakan, pihaknya menyambut positif upaya PJT II dan instansi terkait untuk menertibkan keramba liar. Sebab, beberapa tahun terakhir fenomena kematian ikan secara massal semakin rutin terjadi. Salah satu faktornya adalah jumlah keramba yang berlebihan.

Jumlah KJA di Waduk Ir H Djuanda melonjak pesat dari sekitar 2.400 petak pada tahun 2004 menjadi lebih dari 15.000 petak saat ini. Padahal, jumlah KJA maksimal berdasarkan Surat Keputusan Bupati Purwakarta Nomor 6 Tahun 2000 adalah 2.100 petak. Adapun menurut Kelompok Kerja Bidang Perikanan PJT II tahun 1996, jumlah KJA maksimal 5.480 petak dan menurut Balai Penelitian Perikanan Air Tawar tahun 1996 sebanyak 3.637 petak. (mkn)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: