Oleh: ismailku | 7 September 2009

225 Domba Akikah Pecahkan Muri

seputar-indonesia.com
Sunday, 06 September 2009

BANDUNG(SI) – Pemotongan 225 ekor kambing untuk akikah 156 anak di Kota Bandung mencatat Museum Rekor Indonesia (Muri).

Sebagian daging pun sudah dikirim langsung ke lokasi bencana alam gempa di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Pemrakarsa acara sekaligus Acount Director Dwi Sapta IMC,Tanti Dewi,mengatakan bahwa acara tersebut merupakan implikasi dari rangkaian warisan budaya nusantara. ”Akikah massal ini membantu masyarakat kurang mampu di Kota Bandung yang belum sanggup melaksanakan akikah,”ujar Dewi.

Marketing Manager PT Eagle Indo Pharma Susilo Gunadi menerangkan, biaya akikah di Indonesia masih dianggap mahal.”Karena itu, kami membantu mereka yang tidak mampu dengan mengadakan akikah massal.Kegiatan ini ditujukan untuk masyarakat yang tidak mampu melakukan akikah lantaran faktor ekonomi. Sebab biaya akikah di Indonesia menelan biaya cukup tinggi.

Sebanyak 156 anak telah kami akikah di tahun ini,”ungkap Susilo. Menurut dia, ke-156 anak tersebut didaftar dari wilayah Bandung. Dengan syarat bagi pesertanya adalah membawa surat miskin atau surat keterangan tidak mampu. Selain surat keterangan tersebut, usia anak juga maksimal satu tahun.Untuk peserta yang benar- benar kurang mampu, pihaknya menerima berapa pun mahar yang diberikan kepada panitia.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, lanjut Susilo,pada kegiatan ini sebanyak 225 ekor kambing yang disembelih akan dimasak dan sebagian di bagian kepada peserta. Selain itu,disumbangkan ke sejumlah panti.”Sebagian besar daging cacah akan dibagi-kan ke panti asuhan di wilayah Bandung dan sekitarnya. Peserta sendiri berkesempatan membawa pulang 1/3 daging kambing seberat 4 kg untuk anak perempuan, sementara untuk anak lakilaki membawa 8 kg,”ungkapnya.

Direktur Muri Sutikno Susilo menyebutkan, kegiatan tersebut tercatat dalam Muri dengan nomor urut 3.905. Rekor ini sudah ada setahun lalu dengan pemrakarsa dan jumlah kambing yang dipotong hampir sama.”Makanya mereka berhak masuk rekor Muri dengan urutan ke 3.905 karena belum ada yang memecahkan rekor ini,”ungkap Sutikno. (yugi prasetyo)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: