Oleh: ismailku | 22 Juli 2009

Benih ikan patin jambal (Pan gasius djambal)

Benih ikan patin jambal (Pan gasius djambal) kelas benih sebar

SNI 7471 .3:2009




1 Ruang lingkup

Standar ini menetapkan metode pemeliharaan benih ikan patin jambal (Pangasius djambal) kelas benih sebar.

2 Istilah dan definisi

2.1

benih patin jambal

bersifat fototaksis positif, tidak kanibal dan memiliki alat pernafasan tambahan berupa aborescen yang mulai terbentuk pada umur 12 hari sampai dengan 15 hari sehingga dapat mengambil oksigen bebas dari udara

2.2

benih sebar

keturunan pertama dari induk pokok, induk dasar atau induk penjenis

2.3

fototaksis positif

perilaku larva yang respon terhadap cahaya

2.4

hipofisa

organ endokrin yang kecil dan komplek, menempel pada tangkai yang terdapat di otak

2.5

ikan patin jambal

jenis ikan patin dengan nama latin Pangasius djambal yang dibedakan dari jenis patin lain dengan ciri-ciri:

a)      sirip punggung D.I.7;

b)      sirip dada P.I.10-12;

c)      sirip perut V.6;

d)      sirip anal A.29-31;

e)      tapis insang lengkung pertama berjumlah 27-29.

2.6

induk dasar

keturunan pertama dari induk

2.7

induk pokok

keturunan pertama dari induk

2.8

induk penjenis

ikan yang dihasilkan oleh dan

penjenis

dasar atau induk penjenis

dibawah pengawasan penyelenggara pemulia

2.9

larva ikan

fase atau tingkatan benih ikan yang masih memiliki kuning telur, yang secara morfologinya belum menyerupai dewasanya dan organ tubuhnya belum sempurna

2.10

linea lateralis (LL)

gurat sisi pada tubuh ikan

2.11

pemeliharaan larva (P I)

sejak telur menetas sampai ukuran 2 cm sampai 3 cm

2.12

pendederan kedua (P II)

pemeliharaan benih dari ukuran 5 cm sampai ke tingkat benih ukuran 7,5 cm

2.13

sintasan

persentase jumlah ikan yang hidup pada saat panen dibandingkan dengan jumlah ikan yang ditebar

3 Persyaratan

3.1 Kriteria kualitatif 3.1.1 Larva

a)       warna: hitam kecuali ekor bening, perut keperakan;

b) makanan: kuning telur (yolk egg);

c)       kelengkapan organ tubuh: belum lengkap;

d)       gerakan: berenang di dasar, aktif, fototaksis positif.

3.1.2 Benih

a)       warna: coklat muda sampai hitam keabu-abuan di bagian kepala dan tengah badan (sejajar LL), serta putih keperakan di bagian perut, punggung dan ekor;

b)       makanan: pakan alami dan pakan buatan;

c)       kelengkapan organ tubuh: lengkap;

d)       gerakan: berenang aktif tidak searah.

3.2       Kriteria kuantitatif

Sesuai dengan Tabel 1.

Tabel 1 – Kriteria kuantitatif benih ikan patin jambal

No

Kriteria

Satuan

Larva

Benih hasil

pemeliharan larva

Benih hasil

pendederan

1. Umur maksimal

hari

2

15

36

2. Panjang total

cm

0,5

2,5

7,5

3. Bobot minimal

mg

4,5

100

4000

4. Keseragaman ukuran

%

90

75

75

5. Keseragaman warna

%

95

75

95

SNI 7471 .3:2009

4 Cara pengukuran dan pemeriksaan

4.1 Umur

Dihitung sejak telur menetas.

4.2 Panjang total

Dilakukan dengan mengukur jarak antara ujung mulut sampai ujung sirip ekor menggunakan alat pengukur penggaris atau jangka sorong yang dinyatakan dalam satuan sentimeter.

4.3 Bobot tubuh

Dilakukan dengan menimbang ikan menggunakan timbangan analitik yang dinyatakan dalam satuan miligram atau gram.

4.4 Kesehatan ikan

Pengambilan contoh untuk pemeriksaan kesehatan sebanyak 10 % dari populasi atau maksimal 30 ekor visual maupun mikroskopik.

Pengamatan visual: dilakukan untuk pemeriksaan kesempurnaan morfologi ikan.

Pengamatan mikroskopik: dilakukan untuk pemeriksaan virus dan bakteri) di laboratorium uji.

ikan dilakukan secara acak ikan baik pengamatan secara

adanya gejala penyakit dan jasad patogen (parasit, jamur,

Respon

Dengan mengalirkan air di wadah pemeliharaan atau penampungan, benih yang sehat akan bergerak berenang melawan arus.

Dengan memberikan pakan di wadah pemeliharaan atau penampungan, benih yang sehat sangat responsif terhadap pemberian pakan.

Dengan memberikan rangsangan gangguan pada wadah pemeliharaan atau penampungan, benih yang sehat akan bergerak reflek menyebar dengan cepat.

4.6 Keseragaman ukuran dan warna Dilakukan secara visual.

Bi bliog rafi

Data Produksi Benih Patin Jambal BBAT Jambi Tahun 2005-2006.

Effendie, M.I. 1997. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama. Yogyakarta.

Fisheries Research and Development Project. Central Research Institute for Fisheries. Indonesia.

Gustiano, R.,2003. Taxonomy And Phylogeny Of Pan gasidae Catfish From Asia (Ostariophysi silurifermes). Ph.D Thesis Katholieke Universiteit Leuven. 304p.

Hamid, M.A; Evi Rahayuni. 2006. Keragaan Pembenihan Patin Jambal di BBAT Jambi.

Laporan Tinjauan Hasil Tahunan Proyek Pengembangan Rekayasa Teknologi BBAT Jambi Tahun Anggaran 2004.

Laporan Tinjauan Hasil Tahunan Proyek Pengembangan Rekayasa Teknologi BBAT Jambi Tahun Anggaran 2003. BBAT Jambi. 2004.

Laporan Tinjauan Hasil Tahunan Proyek Pengembangan Perekayasa Teknologi BBAT Jambi Tahun Anggaran 2002. BBAT Jambi. 2002.

Legendre, M.; Laurent, P.; Jacques, S.; Rudy, G.; Anang, H.S.; Jojo, S.; Oman, K.; Maskur. 2000. Pangasius djambal : A New Candidate Species For Fish Culture In Indonesia. IARD Journal, vol .22 no.1.

Schmitton, H.R. 1991. Cage Culture. A Method of Fish Production In Indonesia.

Slembrouck, J.; Oman, K.; Maskur; Marc, L. 2005. Petunjuk Teknis Pembenihan Ikan Patin Indonesia, Pangasius djambal.


Responses

  1. bagaimana cara mendapatkan benih sebesar 3 jari orng dewasa?? per ekor harganya brapa??

    • harga realtif pak, ukuran segitu mau di peliharanya di mana pak. untuk ukuran benih sudah terlalu besar dan harganya jadi mahal, sebab sudah hampir ukuran daging. tp tergantung mau di besarkannya di mana, karena tempat pembesaran akan berpengaruh pada besarnya biaya produksi nantinya pak.

  2. jangka waktu pemanenan dari kuran 3 jari brapa hari?? kmna jual hasil panen nya kalo di daerah krw??

    • jangka waktu pemanenan tergantung dari ukuran panen, kualitas pakan, kualitas benih dan kualitas air serta di pengaruhi juga faktor cuaca pak.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: