Oleh: ismailku | 22 Juli 2009

Budidaya Ikan air tawar dengan sistem Keramba Jaring Apung (KJA)

Budidaya Ikan air Tawar Dengan Sistem Keramba Jaring Apung (KJA)

buana indahBudidaya sistem keramba jaring apung adalah sebuah model sistem budidaya yang efisien, efisien scara teknis maupun ekonomis.

pada luasan yang sempit kita dapat melipatgandakan hasil tanpa harus menambah biaya yang besar, tentu saja pola yang di gunakan adalah mengintensifkan pola budidaya nya, memang ahirnya akan berdampak pada biaya tinggi. tetapi kalo meguntungkan gak masalah kan ?

Pembuatan KJA

Secara sederhana satu unit (KJA) 4 kolam dan satu rumah jaga (dapat juga digunakan sekaligus sebagai gudang), denga ukuran tiap kolam (7×7) m2 atau dengan luas total (15,8 X 15,8) m2.

Pelampung disusun dari styrofoam yang dibagi dua sama lebar (bisa juga dari drum atau tong plastik). Idealnya untuk satu unit KJA memerlukan 37 buah pelampung dengan jarak antara pelampung satu dengan yang lain 1,7 m. Agar posisinya konstan, tiap pelampung diikat dengan 2 karet timba yang mengait pada rangka.

Setelah kerangka dan pelampung selesai terakit, maka bambu gombong yang digunakan sebagai pijakan badan kolam pun segera dipasang. Pemasangan dilakukan di dalam air. Panjangnya disesuaikan dengan panjang rangka. Agar posisi konstan maka antar gombong ditahan dengan kaso yang dipaku pada badan gombong, dan untuk menguatkan posisi badan kolam dengan gombnong maka setiap celah antar pelampung diikat dengan karet ban.

Pembuatan geladak dilakukan setelah kaso dipasang pada kerangka. Peletakannya disesuaikan pada lobang paku yang telah dibuat. Setelah terpasang, bambu dipotong disesuaikan panjang kerangka pada geladak dan selanjutnya dipakukan pada kaso. Umumnya geladak terdiri dari 6 sampai 10 batang bambu.

Setelah proses intaslasi kolam selesai dilakukan pemasangan jangkar. Jangkar yang digunakan terbuat dari batu kali yang di bungkus karung diikat dengan tali plastik Æ 20 mm. Satu jangkar memerlukan batu kali sebanyak 200 – 240 Kg. Secara teknis untuk menjaga mobilitas kolam, penempatan batu jangkar berjarak 50 m dari posisi unit KJA. Dengan kata lain, panjang tali ideal yang dibutuhkan untuk tiap jankar adalah 50 m + kedalaman air.

Satu unit ukuran kerangka luar adalah 15,8 X 15,8 m2 terdiri 4 kolam masing – masing berukuran 7X7 m2. Jaring dipasang dengan mengikatkan tali dari tiap ujung jaring dengan pengait yang pada tiap sudut bagian dalam kolam. Untuk mendapatkan bentuk bujur sangkar dengan volume penuh, maka pada tiap ujung dan tengah jaring dipasang pemberat (@ 3 kg). Dengan demikian maka tiap jaring menggunakan 8 buah pemberat.

Jaring kolor dipasang di luar rangka dengan mengikatkan tali pada tiap ujung jaring dengan sudut terluar rangka. Sebagai jaring lapis kedua, fungsi jaring kolor (yang selanjutnya disebut kolor) adalah mewadahi keempat jaring yang ada di dalamnya. Agar bentuknya konstan, kolor perlu diberi 16 pemberat (@ 5 kg) dengan rincian : 12 buah pemberat dipasang diantara sisi luar rangka kolor dan 4 buah sisanya pada tiap sisi dalam pembatas antar kolam.

Ukuran mata jaring disesuaikan dengan ukuran benih yang ditebar dan ukuran panen. Mata jaring 0,75 “ digunakan untuk pendederan benih ukuran 5 s.d. 10 gram. Sedangkan mata jaring 1,0” dugunakan untuk pembesaran ikan ukuran 10 gram s.d. panen (300 gram). Untuk jaring kolor yang digunakan berukuran 15,8X15,8X6 m3 menggunakan jaring dengan ukuran mata jaring 1,25”.

contoh gambar kolam kja

buana indahbuana indahbuana indah

Teknis Budidaya

KJA menggunakan sistem double layer (jaring ganda) artinya pada satu luasan kolam terdapat 2 atau lebih jaring untuk jenis ikan yang berbeda tetapi  saling mendukung. dalam hal ini kami menggunakan ikan mas sebagai produk utama yang di kembankan di jaring bagian atas, sedangkan jaring kolor (jaring bagian bawah) di pelihara ikan nila, bisa juga ikan patin/jambal dan bahkan bisa gabungan keduanya nila dan patin.

pemilihan ikan nila sebagai produk sekunder adalah karena tidak memerlukan pakan khusus, ikan nila bisa mencapai pertumbuhan cukup baik dengan hanya memakan sisa – sisa pakan yang tidak termanfaatkan/ tidak terkonsumsi dari ikan ikan mas yang ada di atasnya, selain itu ikan nila dapat memakan lumut lumut yang ada di jaring, dua keuntungan sekaligus yaitu membersihkan jaring dan meningkatkan hasil.

umumnya ikan mas ditanam pada jaring ukuran 7 X 7 m dengan padat tebar 8.000 – 10.000 ekor, diberi pakan pelet 4-5 kali perhari.  Biasanya untuk mencapai ukuran konsumsi  masa tanam sekitar 2,5 – 3 bulan tergantung ukuran ikan yang di kehendaki.

Berbeda dengan ikan nila yang di tanam di jaring kolor dengan ukuran 14 X 14 m dengan masa tanam 6-7 bulan.  ikan nla tidak di beri prlakuan pakan khusus, hanya saja terkadang suka di beri tambahan pakan yang berasal dari bahan bahan / limbah pertanian lokal seperti singkong, mie ataupun roti.

Selain ikan nila, jaring kolor juga dapat di gunakan untuk ikan patin, sama seperti nila, patin juga tidak memerlukan perlakuan pakan  khusus, kecuali jika ingin mempercepat masa panen. sebab patin termasuk lambat pertumbuhannya jika tidak di beri pakan khusus, satu masa tanam bisa mencapai 12 bulan.

ada teknik  khusus untuk mensiati hal itu sebenarnya, yaitu dengan menggabungkan ikan nila dan patin dalam satu jaring kolor. jadi dalam satu tahun bisa panen tiga kali ikan mas, dua kali ikan nila dan satu kali ikan patin, tanpa ada penambahan biaya yang terlalu signifikan.

koq bisa ? emang panennya gimana ?

Teknis Panen

KJA menggunakan jaring jadi panennya gak terlalu sulit tinggal angkat, tarik, gulung udah dech……

pertama jaring di angkat dengan menggunakan gombong (bambu panjang yang besar dan kuat), gombong di masukkan / di letakkan di bawah jaring yang akan di panen lalu di tarik kepermukaan setelah itu didorong/digeser ke sisi dimana ikan kelak akan di timbang dan di packing.

setelah di gorok (istilah untuk prosesi tadi) dilakukan penyortiran ikan, penyortiran ini di perlukan untuk memisahkan ikan berdasarkan ukuran, sehingga akan memudahkan pada saat packing nantinya selain itu juga untuk membersihkan dari ikan ikan penggagu bila ada.

Pemilihan ikan, penggorokan jaring dan penyortiran semuanya dilakukan pada pagi hari sebelum matahari tinggi dan sebelum ikan dikasih makan, hal ini untuk menjaga agar tidak terjadi kematian pada saat pengangkutan ikan dari kolam ke konsumen.

Penimbangan dan pengepakan ikan kedalam kantong kantong plastik beroksigen (istilahnya di balon) dilakukan pada saat sore atau malam hari, ketika cuaca sudah teduh sehingga ikan tidak mengalami tekanan panas dalam perjalanan.

contoh analisa usaha

biaya yang di butuhkan untuk membuat satu unit (4 petak) KJA

no

Uraian

sat

vol

harga satuan

total harga

A. Biaya Sarana Produksi

1

Pembuatan kolam petak 4 4,500,000 18,000,000

2

alat perikanan dan perkolaman unit 1 3,000,000 3,000,000

sub jumlah

21,000,000
B. Biaya Modal Kerja

1

Benih ikan mas (3 bulan) Kg 200 19,000 3,800,000

2

Benih Ikan Nila (6 bulan) Kg 200 18,000 3,600,000

3

benih Ikan Patin (12 bulan) ekor 10,000 500 5,000,000

4

Pakan (3bulan) Kg 2,000 5,200 10,400,000

5

Tenaga Kerja Orang 1 500,000 500,000

sub jumlah

23,300,000
C. Biaya Lain-lain

1

Atk dan Admnistrasi 1 500,000 500,000
-

sub jumlah

500,000

total jumlah (A+B+C)

44,800,000

analisa kelayakan usaha

a. Investasi

1

Sarana Produksi
Pembuatan Kolam 18,000,000
alat perikanan dan perkolaman 3,000,000

jumlah

21,000,000

2

Modal Kerja (12 bulan)
Benih ikan mas 15,200,000
Benih Ikan Nila 7,200,000
Benih ikan Patin 20,000,000
Pakan 124,800,000
Tenaga Kerja 6,000,000

jumlah

173,200,000

jumlah investasi (1+2)

194,200,000
b. Biaya Tetap
penyusutan alat perikanan dan perkolaman
2 /12 X 3.000.000 500,000
penyusutan perkolaman
3 / 12 X 18.000.000 2,250,000

jumlah

2,750,000
c.Total Biaya Produksi
= Modal Kerja + Biaya Tetap 175,950,000
d. Penerimaan atau Penjualan
@ 1200kg ikan mas/kolam
harga ikan mas 12.000/kg 230,400,000
@ 700kg ikan nila/kolam
harga ikan nila 8000/kg 11,200,000
@ 1500kg ikan patin/kolam
harga ikan patin 8000/kg 12,000,000
253,600,000
e. Analisa Biaya Manfaat

1

Keuntungan 77,650,000

2

Arus Uang Tunai 80,400,000

3

Pay Back Periode 5

4

Analisa R / C 1.44
About these ads

Responses

  1. padat terbar harap di camtumkan

  2. selamat sing Kang, saya dari kuningan…mohon info…utk peteni baru udah gak mungkin ya bisa dapat area kolam di Jatiluhur….terus kalo yg udah udah…prosedurnya gimana sih utk bisa berbudidaya KJA….Trims

    • masih memungkinkan pak, memang kalo buat baru dari sisi perizinan sudah tidak bisa, tetapi masih bisa dengan cara membeli yang ada. prosedurnya sederhana tinggal akad jual-beli saja dengan pemilik yang lama terus memperbaharui izin. cukup segitu.

  3. Sering kali harga bibit ikan mas berubah ato dimainkan oleh para calo…sebenarnya harga bibit ikan mas berapa trus kalo mau tahu bibit ikan yang baik dilihat dari mananya?..karena bibit jg sangat mempengaruhi bobot panennya terhadap lama masa panen….beli bibit yang baik dimana?

    • harga bibit memang fluktuatif, banyak faktor pak bisa jadi salah satunya faktor calo tsb. di samping faktor lain, misalnya ketersediaan bibit yang sedikit pada saat permintaan tinggi, faktor cuaca juga pengaruh. misal, saat ini harga bibit terus turun, karena petani mulai mengurangi penanaman dan padat tebar, khawtir musim hujan, ada trauma musibah tahunan. yang jelas kita harus banyak cari info, supaya bisa punya perbandingan harga antar bandar.

  4. Assalamu’alaikum Pak…
    Saya baru usaha budidaya ikan mas KJA di daerah karawang, dan baru mau panen ternyata terkena arus balik tanggal 13 Nov 2009. saat ini saya memulai dari awal lagi, namun saya isi dengan bibit Gurame dan Lele….Mohon sarannya..Terima kasih.

    • bagus pak, memang gak boleh menyerah hanya karena kegagalan kecil. teruskan pak.
      btw, karawangnya di mana ?

  5. Terima kasih Pak Ismail atas supportnya…Posisi karawangnya di Dekat bendungan walahar, kelari….
    Oh ya Pak..kapan sebaiknya memulai menanam benih ikan mas dan nila, pada saat musin hujan saat ini?

  6. ass. wr. wb,
    setelah membaca diblog ini saya jd semakin tertarik utk usaha ini, kendalanya sampai saat ini saya msh kerja & msh awam. mohon pencerahannya

    • gak perlu berhenti kerja pak. di tempat saya sebagian besar justru petani pemilik adalah orang2 yang saat ini masih aktif bekerja, sebagian lagi adalah petani penggarap. kalo kita tidak bisa ambil semua, jangan tinggalkan semua.

  7. ass.wr.wb,
    saya penggiat ikan di palembang, sum-sel.. patin dan nila, sebelumnya saya pakai pakan godokan (dimasak dg air pakai drum) sekarang pakai pellet buatan mesin sendiri dg modal 2rb / kg, dg formula 1ikan ;1katul/poles ;1,5dedak. apakah gizi pakan sy tsb cukup unt patin & nila saya?? bila mengacu pd pedoman pakan 5% dr bobot ikan rasanya modal terlalu tinggi… mohon penjelasan. terima kasih

    • ya pak, terus terang saya juga sebenarnya tidak “terlalu patuh” pada aturan tsb, pada kenyataan saya lebih melihat kebutuhan dan kondisi riil di lapangan.

  8. dalam perhitungan di atas, modal pakan pelet 2000 kilo kok bisa panen 3400 kilo?
    Apa kontribusi pakan alami yang masuk karamba sangat berlimpah?
    Apa ini kisah nyata karamba bapak, atau perkiraaan, atau sekedar itung2 an di atas kertas, atau fakta dari pelaku karamba? mohon dijelaskan supaya mempunyai gambaran lebih realistik dan dan kalau bisa ditambah info tentang kendala atau masalah yang biasanya dihadapi di karamba, agar menjerumuskan para pemula yang hanya tergiur keuntungan…

  9. itu hasil yang kami dapat di kolam buana indah pak. penjelasannya begini, khawatir salah membaca data.
    pakan 2000kg di berikan di jaring atas, yaitu untuk ikan mas dan menghasilkan panen sebanyak 1200 kg ikan mas (rata2 55-65% dari bobot pakan) selama waktu sekitar 3 bulan.
    di jaring kolornya (di bawah jaring ikan mas tsb) ada ikan nila yang di panen selama 6 bulan (dua kali panen ikan mas di jaring atas sekali panen ikan nila di jaring bawah) biasanya dari benih 200kg menghasilakan 700-900kg tanpa ada penambahan pakan.
    begitu pula dengan ikan patin yang di satukan dalam jaring ikan nila di bawah ikan emas tersebut, di panen dalam waktu satu tahun (dua kali panen nila sekali panen patin) tanpa ada penambahan pakan khusus.
    demikian pak, jadi pakan 2000kg tsb untuk ikan mas di jaring atas.

  10. ass.wr.wb,
    Pak maaf nih saya mau banyak tanya :
    Setelah membaca dari tulisan2 yang ada, dapat disimpulkan bahwa 4 petak kecil ikan mas terdapat didalm satu petak besar ( kolor ) yang berisi patin dan nila.

    Apakah bibit mas 200 kg itu untuk 4 petak kecil ( petak2 diatas kolor ) ? kalau ya, berarti 1 petak =50 kg mas. dan saat panen didapat 1200 kg/kolam….benarkah kenaikan beratnya 2400 %..?

    Apakah pakan 2000 kg itu untuk 4 petak kecil? kalau ya, berarti 1 petak = 500 kg (sekali panen).
    Kenapa harga total pakan untuk 12 bulan ( 4x panen ) dikali 3 lagi ? sehingga jumlahnya begitu tinggi, kalau saya coba hitung utk 12 bulan = 2000 x 5200 x 4 = 41.600.000 (dengan anggapan pakan utk nila dan patin tidak diperhitungkan, cukup makan dari sisa pakan mas).

    Untuk perhitungan penyusutan, angka 2 utk alat perikanan dan angka 3 utk perkolaman, didapat dari mana…?

    Mohon pencerahannya dari bapak, terus terang saya orang amam tapi sangat tertarik dan ingin mencoba usaha ini.

    atas penjelasannya saya ucapkan terima kasih

    Abiasa

    • angka 2 dan 3 itu di dapat dari kebiasaan kami pak, biasanya alat perikanan 2 tahun sdh ganti, perkolaman sebenarnya bisa 3-5 tahun tergantng perawatan, tp sy ambil 3 aja unt perhitungan.
      pakan 2000kg untuk 1 petak kecil selama 1 periode pak, dan menghasilkan ikan sebanyak 1200kg mngkin itu yg menjelaskan kenapa dari 50kg benih menjadi 1200kg daging, dari pakan pak. bgtu juga cerita pakan yg mahal jadi 2000kg X 4 petak X 3 periode (bisa 3 bisa 4 periode sebenarnya, tp sy ambil yg 3 saja) mudah2 an kebayang pak.

  11. Maaf pak Ismailku,
    saya pemula yang sedang nunggu pencerahan dari bapak, ketidak tahuan saya sudah di-emailkan tadi malam.

    hatur nuhun
    Abiasa

  12. Ass.wr.wb,
    Maaf pak ada tambahan pertanyaan untuk “penerimaan atau penjualan” ikan mas, kalo dihitung ulang mungkin hanya Rp 57,600,000. atau karena 1 kolam besar = 4 kolam kecil, sehingga nilai diatas di x4 lagi…? padahal bibitnya dihitung per 4 kolam kecil atau 1 kolam besar.

    Hatur nuhun.

  13. selamat sore mas..
    mohon saran dan bantuan bagaimana cara melihat dan memilih bibit ikan mas majalaya yang baik, dan apakah dengan ketinggian lokasi 50-100m dpl masih memungkinkan untuk kolam ikan mas ?
    terimakasih

  14. ass. mau tanya u/ keidealan bibit nila d jaring yang 7×7?

  15. jaringnya ukuran berapa pak ?

  16. kolam buana indah kl boleh tau ada di zona berapa pak? kapan2 mau mampir nih.., untuk pencerahan. btw ini dgn kang Patri yah?

  17. zona V, paling ujung

  18. salam dar jambi. di jambi belum mbanyak masyarakat yang budidaya ikan menggunakan keramba mungkin bisa berinves ke jambi

  19. terim kasih. Jambi nya di mana pak ?

  20. salam kenal pak ismail.
    saya tertarik untuk terjun di bisnis tersebut. lalu kenadala apa yg paling ditakutkan para petani nya.
    karena kalau menguntungkan kenapa sampai ada kja yg di jual .terima kasih atas petunjuk nya.

    • seperti juga bisnis yang lain, tidak sedikit kendala yang ada pak. bisa dari pengadaan bibit sampai kualitas pakan, mulai dari kondisi cuaca sampai fliktuasi harga, mulai dari manajemen kolam sampai masalah karyawan

  21. Ass..
    salam pak Ismail
    sebagai pemula apakah saya dapat memulai usaha dengan system sewa kontrak KJA

    • gak ada sewa kontrak kja pak, tp kalo kerjasama dengan pemilik kolam yang eksis ada. bagaimana bentuk kerjasamanya, tergantung kesepakatan.

      • ass….
        trims pak sebelumnya
        saya semakin tertarik untuk mencoba usaha dibidang ini, bisakah Bapak memberikan informasi tempat membeli bibit dan pakan yang harganya bersaing serta manajemen kolam yang baik. apakah memulai usaha di saat ini (musim hujan) merupakan moment yang tepat ?, paling tidak untuk mengurangi resiko kerugian bila itu sampai terjadi.
        terima kasih.

  22. pak ismail,

    thanks atas sharingnya. namun ada sedikit pertanyaan, kira-kira sampai sejauh mana bisnis ini diperbolehkan di jatiluhur..? dan kalo misalnya ingin berinvestasi, amankah jika membeli kolam bekas..? kisaran harganya berapa ?

    thanks before

    • kolam bekas tergantung kondisinya pak, malah menurut saya (dgn catatan kondisi kolam baik) kolam bekas lebih aman, karena peridizinan pasti sudah ada, membuat baru idzin nya sulit. kisatan harga tergantung kondisi dan bahan pak. makasih juga sudah berkunjung.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: